Di tengah tren makanan tahan lama yang semakin digemari, tak heran jika produk makanan yang diproses dengan mesin retort menjadi primadona baru di kalangan UMKM kuliner. Karena teknologi ini memungkinkan produk bertahan hingga berbulan-bulan tanpa bahan pengawet dan tetap terjaga rasa dan gizinya.
Nah, produk apa saja sih yang paling cocok untuk dikemas dengan mesin retort? Yuk kita bahas!
- Makanan Siap Saji Tradisional
Contoh: rendang, gudeg, rawon, kare ayam.
- Cocok untuk pasar domestik & ekspor.
- Umur simpan 6–12 bulan.
- Potensi branding dengan cerita budaya daerah.

2. Sambal & Saus Olahan
Contoh: sambal matah, sambal terasi, saus tomat, saus cabai.
- Kebutuhan tinggi di pasar retail & restoran.
- Retort menjaga warna dan rasa tanpa bahan kimia tambahan.

3. Sup & Bubur Instan
Contoh: sup ayam, sup krim jagung, bubur ayam instan.
- Pasar: konsumen urban, pekerja, ekspor ke negara empat musim.
- Praktis karena cukup panaskan sebelum disajikan.

4. Produk Laut Olahan
Contoh: ikan bumbu kuning, cumi saus tiram, kepiting saus padang.
- Retort menjaga tekstur dan aroma seafood tetap fresh.
- Potensi besar untuk ekspor Asia & Timur Tengah.

5. Makanan untuk Kebutuhan Khusus
Contoh: makanan untuk pendaki, bantuan bencana, ransum militer.
- Kebutuhan strategis dengan volume besar.
- Retort menjamin keamanan konsumsi di berbagai kondisi.
Mesin retort membuka peluang besar bagi UMKM kuliner untuk naik kelas. Dengan memilih jenis produk yang tepat, Anda tidak hanya dapat memperpanjang umur simpan makanan, tetapi juga memperluas jangkauan pasar hingga mancanegara. Jadi, apakah Anda siap mengemas cita rasa Indonesia untuk dikenal di seluruh dunia
